Antihistamin adalah kelompok obat-obatan yang digunakan untuk mengobati reaksi alergi, seperti rinitis alergi, reaksi alergi akibat sengatan serangga, reaksi alergi makanan, urtikaria atau biduran Tidak hanya alergi, antihistamin juga kerap digunakan untuk mengatasi gejala mual atau muntah yang biasanya diakibatkan oleh mabuk kendaraan.
Antihistamin bekerja dengan cara memblokir zat histamin yang diproduksi tubuh. Zat histamin, pada dasarnya berfungsi melawan virus atau bakteri yang masuk ke tubuh. Ketika histamin melakukan perlawanan, tubuh akan mengalami peradangan. Namun pada orang yang mengalami alergi, kinerja histamin menjadi kacau karena zat kimia ini tidak lagi bisa membedakan objek yang berbahaya dan objek yang tidak berbahaya bagi tubuh, misalnya debu, bulu binatang, atau makanan. Alhasil, tubuh tetap mengalami peradangan atau reaksi alergi ketika objek tidak berbahaya itu masuk ke tubuh.
Saat ini antihistamin ada 2 golongan yaitu generasi 1 dan 2
Perbedaan keduanya adalah:
Durasi aksinya :
1st generation = 4 to 6 hrs
2nd generation = up to 12 hrs
Efek-efek Antihistamain antara lain :
-Efek pada sistem kardiovaskuler
Histamin menyebabkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik melalui vasodilatasi dan diikuti dengan mekanisme homeostasis berupa peningkatan denyut jantung.
Pada dosis besar histamin dapat memacu sekresi asam lambung melalui aktivasi reseptor-H2.
Histamin menyebabkan timbulnya bronkokontriksi
-Efek lain histamin
konstriksi otot polos mata, sal. Kemih, organ genital.
Histamines (H-1)
Histamin menyebabkan dilatasi pembuluh darah menjadi respon inflamasi
Antagonis reseptor H1
Umumnya disebut obat antihistamin / antihistaminika ialah antagonis H1 yg beraksi melalui blokade reseptor histamin H1, sedangkan efeknya pada reseptor-H2 dan H3 dapat diabaikan.
Contoh obat: loratadin, terfenadin dan astemizol, efek mengantuk sangat lemah
Antagonis reseptor H2
dapat mengakibatkan timbulnya blood dyscrasia sebagai
granulositopenia.
Turunan ketiga dari imidazol, misalnya simetidin, tidak punya gugus tiourea, sehingga relatif tidak menimbulkan granulositopenia. Senyawa lain (ranitidin, oksmetidin, famotidin dan nizatidin) merupakan antagonis reseptor H2 baru yang lebih aman
Antagonis reseptor-H2 dalam klinik digunakan pada terapi ulkus peptik, sindroma Zollinger-Ellison dan keadaan hiperasiditas.
Cara Pemberian Antihistamin :
-Biasanya diberikan secara Oral, tetapi ada juga yang
diinjeksikan terutama untuk pengobatan syok anafilaksis.
-Antihistamin juga
digunakan dalam pengobatan mual dan muntah (cimetidin)
Efek samping dari antihistamin :
-Keringnya membran mukus
-Stimulasi kardiak
-Penglihatan terganggu
-Retensi urin
DAFTAR PUSTAKA
Siswandono.2016.Kimia Medisinal Edisi Kedua. Airlangga
University Press, Surabaya.
Tim MGMP Pati.2015.Farmakologi Jilid 3. Deepublish,
Yogyakarta.
PERTANYAAN !
1. Apa peran histamin dalam tubuh !
2.Apa yang dimaksud dengan antihistaminika ?
3.Jelaskan secara singkat biosintesis dari histamin !
Sangat menambah wawasan🔥
BalasHapusMantap sekali brada
BalasHapusTerima kasih bro, sangat bermanfaat ilmunya
BalasHapusMantap om
BalasHapusTerimakasih abang menambah pengetahuan
BalasHapusInfo yang sangat bermutu
BalasHapusMantap hyung
BalasHapusblognya bagus dan bermanfaat
BalasHapusGood job👍
BalasHapusYour blog is awesome bro!!
BalasHapusArtikel yg bermanfaat aww mantap
BalasHapusmantap ngab ditunggu pemaparan materi selanjutnya
BalasHapusAlhamdulillah,artikelnya sangat bermanfaat dan membantu banged ya
BalasHapusMantap gan sangat bermanfaat
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusDitunggu part selanjutnya
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan no 1.. Jadi peran antihistamin adalah untuk mengobati reaksi alergi, seperti gatal-gatal akibat sengatan serangga,makanan, urtikaria ataupun biduran.Antihistamin menghilangkan gejala alergi tersebut dengan cara memblokir zat histamin yang diproduksi tubuh
BalasHapusMasya Allah, sangat bermanfaat...
BalasHapusTerimakasih banyak atas ilmunya, artikelnya sangat bermanfaat 🙏🏻
BalasHapusBlog nya sangat bermanfaat,terimakasih
BalasHapus